Rapikan infrastruktur cloud sebelum sistem bertambah rumit.
Kaizora Tech membantu bisnis di Indonesia merancang infrastruktur cloud dan praktik DevOps untuk aplikasi web. Lingkupnya dapat mencakup AWS, deployment, backup, dan CI/CD. Pilihan teknologi mengikuti kebutuhan aplikasi serta kemampuan tim yang akan mengelolanya.
Ruang lingkup yang dapat dibahas
Pilih pekerjaan cloud yang memang dibutuhkan.
Tidak semua aplikasi memerlukan Kubernetes atau arsitektur yang rumit. Kami membahas kondisi sistem, kebutuhan tim, dan batas operasional sebelum menentukan lingkup.
Container dan Kubernetes
Container dapat membantu menyamakan lingkungan aplikasi. Kubernetes dipertimbangkan bila jumlah layanan dan kebutuhan orkestrasi memang membenarkan tambahan kompleksitas.
- Evaluasi kebutuhan container
- Kubernetes untuk orkestrasi bila sesuai
- Pemisahan konfigurasi lingkungan
CI/CD dan Infrastructure as Code
Susun langkah perubahan infrastruktur dan deployment agar dapat ditinjau. Otomasi diterapkan pada bagian yang berulang dan cocok dikelola melalui pipeline.
- Pipeline CI/CD sesuai alur rilis
- Perubahan infrastruktur sebagai kode
- Pemeriksaan sebelum perubahan diterapkan
Perencanaan dan migrasi ke AWS
Sebelum migrasi, petakan dependensi aplikasi, data, akses, toleransi downtime, dan batas biaya. Tidak semua komponen harus dipindahkan dengan cara yang sama.
- Pemetaan layanan dan dependensi
- Urutan migrasi dan validasi
- Tinjauan komponen dan biaya
Monitoring dan log
Tentukan metrik dan log yang membantu tim melihat kondisi aplikasi. Ambang peringatan sebaiknya mengikuti perilaku sistem, bukan disalin dari konfigurasi umum.
- Metrik yang relevan dengan aplikasi
- Pengelolaan log sesuai kebutuhan
- Ambang alert dan jalur eskalasi
Backup dan pemulihan
Backup berguna jika proses pemulihannya juga jelas. Frekuensi, masa simpan, hak akses, dan target pemulihan dibahas sesuai nilai data serta toleransi gangguan.
- Jadwal dan retensi backup
- Hak akses ke salinan data
- Prosedur dan uji pemulihan
Akses dan konfigurasi dasar
Tinjau siapa yang dapat mengakses lingkungan cloud, bagaimana kredensial disimpan, dan konfigurasi apa yang perlu dibatasi. Kebutuhan kepatuhan khusus perlu diperiksa terpisah.
- Pembagian akses berbasis peran
- Pengelolaan kredensial dan secret
- Pemeriksaan konfigurasi yang relevan
Mulai dari kondisi sistem yang ada.
Urutan kerja disesuaikan dengan aplikasi, data, kebutuhan downtime, dan tim yang akan mengelola infrastruktur setelah perubahan.
Tinjau kondisi
Petakan aplikasi, dependensi, akses, beban, dan cara deployment yang berjalan sekarang.
Tentukan rancangan
Bandingkan opsi cloud, kapasitas, dan kompleksitas dengan kebutuhan aplikasi serta kemampuan tim.
Siapkan pemulihan
Sepakati jadwal backup, retensi, akses, serta langkah uji pemulihan yang dibutuhkan.
Terapkan dan uji
Terapkan perubahan sesuai rencana, lalu periksa fungsi aplikasi dan jalur deployment.
Dokumentasikan
Serahkan catatan konfigurasi, akses, prosedur operasional, dan batas dukungan yang disepakati.
Tidak semua proyek membutuhkan stack yang sama.
AWS, Kubernetes, CI/CD, dan Infrastructure as Code adalah pilihan yang dinilai berdasarkan kebutuhan. Teknologi yang menambah beban operasional tanpa menyelesaikan masalah tidak perlu dipaksakan.
Perubahan infra perlu mudah dijelaskan.
Tim sebaiknya tahu apa yang berubah, siapa yang mengelolanya, dan langkah apa yang diambil saat deployment atau pemulihan tidak berjalan sesuai rencana.
Perubahan tercatat
Pipeline dan Infrastructure as Code dapat membantu tim meninjau perubahan yang diterapkan.
Pemulihan terencana
Jadwal backup dan uji pemulihan memberi tim prosedur yang bisa diikuti saat dibutuhkan.
Kapasitas sesuai beban
Kebutuhan aplikasi, pola penggunaan, dan batas biaya menjadi bahan saat menentukan kapasitas.
Akses lebih terarah
Pembagian peran dan pengelolaan kredensial dibahas sesuai tim serta layanan cloud yang digunakan.
Sebelum memilih layanan cloud
Jawaban singkat untuk membahas migrasi, Kubernetes, backup, biaya, dan lingkup dukungan.
Apa layanan cloud dan DevOps yang dikerjakan Kaizora Tech?
Kaizora Tech membantu bisnis merencanakan dan menata infrastruktur cloud, deployment, backup, serta pipeline CI/CD. Lingkup dapat mencakup AWS, Kubernetes, dan Infrastructure as Code jika sesuai kebutuhan aplikasi dan tim.
Apakah semua aplikasi perlu dipindahkan ke cloud?
Tidak. Pilihan cloud perlu dibandingkan dengan kondisi server, kebutuhan akses, pola beban, biaya, dan kemampuan tim yang mengelolanya. Jika hosting atau server saat ini masih memenuhi kebutuhan, migrasi belum tentu memberi manfaat yang sepadan.
Apakah Kubernetes wajib digunakan untuk aplikasi cloud?
Tidak. Kubernetes lebih relevan ketika kebutuhan orkestrasi beberapa container dan pengelolaannya membenarkan kompleksitas tambahan. Untuk aplikasi yang lebih sederhana, deployment yang lebih ringan bisa lebih mudah dirawat.
Apa yang dibahas dalam migrasi aplikasi ke AWS?
Pembahasan dimulai dari dependensi aplikasi, data, kebutuhan downtime, akses, dan batas biaya. Rencana migrasi kemudian menentukan urutan pemindahan, validasi setelah perpindahan, serta cara kembali ke kondisi sebelumnya jika pemeriksaan gagal.
Bagaimana menentukan backup dan pemulihan data?
Frekuensi backup, masa penyimpanan, akses, dan prosedur pemulihan ditentukan berdasarkan nilai data serta toleransi gangguan. Backup perlu disertai langkah uji pemulihan agar tim tahu apakah data dapat digunakan kembali.
Berapa biaya layanan cloud dan DevOps?
Biaya bergantung pada kondisi infrastruktur, layanan yang dipilih, kebutuhan migrasi, otomasi, penyimpanan, lalu lintas data, dan dukungan yang disepakati. Estimasi disusun setelah ruang lingkup ditinjau, dengan biaya jasa dan penggunaan layanan cloud dijelaskan sebagai komponen berbeda bila berlaku.
Apakah Kaizora Tech menyediakan dukungan cloud 24/7?
Dukungan 24/7 tidak otomatis termasuk dalam setiap proyek. Jam layanan, pemantauan, jalur eskalasi, dan tanggung jawab operasional perlu dicantumkan dan disepakati di ruang lingkup kerja.
Jika kebutuhan Anda mencakup aplikasi atau sistem operasional, lihat juga layanan pengembangan aplikasi web dan sistem bisnis.
Bahas rencana cloud
sesuai kondisi aplikasi.
Ceritakan aplikasi, server, dan kendala operasional yang sedang dihadapi. Kaizora Tech membantu meninjau opsi cloud, backup, deployment, serta batas tanggung jawab tim.